Second Chance

Ehhhmmmm lama aye gak bikin tulisan nyampah. Bukan karena saya lg kena virus ‘galau’ yang kini sedang jadi trend di dunia maya, tapi sekedar sharing n mumpung keingetan topik yang atu ini..

Kalau dirunut-runut peristiwa dalam hidup, saya termasuk orang yang tak pandai dalam memanfaatkan kesempatan pertama. Entahlah, dari rentetan peristiwa yang timbul tenggelam dengan permasalahan yang berbeda menjadikan saya seseorang yang tak pandai dalam kesempatan pertama. Ada pepatah yang berkata “hanya keledai yang jatuh kelubang yang sama dua kali”, yah namun tentu saya tidak ingin tentu disamakan dengan makhluk yang tidak disukai Allah karena suaranya itu.

Hanya sedikit pembenaran bukan alasan (*hassyaahh sama aje kali neno -_-), saya tak akan menganggap semua itu adalah kegagalan melainkan pelajaran. Tentu tidak semua orang dapat merasakan kesempatan seperti yang saya dapat, hanya disini kemampuan memanfaatkan kesempatan pertama mungkin itulah kelemahan saya. (*sad).

Dan yang paling menyedihkan lagi (*lebaay no’), bahwa kesempatan itu  datang dan iapun pergi  tanpa kita disadari. Hanya perubahan iklim lingkungan (*halaah bahasanya) lah yang membuat diri ini “ngeh” akan situasi dan keadaan. Mengapa samapai tidak sadar? mungkin karena kemampuan membaca situasi sekitar, kurangnya wawasan, sampai karena terjebak pada zona aman dimana berpandangan “all is well” namun tanpa dicek resiko dan kemungkinan lainnya.. (*huuufff mbulett yaa?) :D)

Sekarang pertanyaannya, MASIH ADA KAH KESEMPATAN KEDUA? (*rada alay :P)

Beberapa teman saya percaya bahwa kesempatan kedua itu tidak ada. Pun jika ada, ia akan berbeda dengan kesempatan pertama. Jika diingat-ingat lagi, memang ada benarnya. Bukankah kepercayaan itu dibangun pada kesempatan pertama?

Soo? gimana dunk kalau dah terlanjur kehilangan kesempatan pertama?

BELAJAR.

Manusia diciptakan dengan diberi kelebihan akal yang digunakan untuk berfikir, mengambil keputusan, dan bertindak. Mau disamain ama keledai? (*gue sih ogah,,huh! >.<). Jadikan kegagalan yang sebelumnya kita buat menjadi pelajaran, mulai meningkatkan wawasan, keterampilan, asah hati, asah jiwa dan yang paling penting ialah pola pikir kita. Jangan pernah merasa sudah cukup, sebab itu sebuah kerugian.

Jadikan, hari ini lebih baik dari hari kemarin. Agar jika kita bertemu kembali dengan kesempatan pertama kita dapat memanfaatkan semaksimal mungkin dan tak jatuh lagi kelubang yang sama guys.

*Annyeong ^___^,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CENDEKIA

Kids and Junior Science Center

Kisah Seribu Satu Masa

kejayaan dimulai dari "bacalah!"

Fathul Wahid

Just another humble person

Learning Static and Dynamics

Just another WordPress.com site

nailahajar_side's Blog

You'll never know what happens tomorrow if you give up today..

I Love My Life

enjoy emak-emak world!

@hafidz_ary

Sederhana saja: anti JIL plus anti paulus

from nagari to anywhere

Just a short note from my short journey

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

Angin

To run where the brave dare not to go

Cioccolato Quirky's Blog

Feel and taste the beat

berbagi ilmu berbagi inspirasi

merubah budaya lisan menjadi tulisan

Lazuardi Home

Learn more about life like a butterfly

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: