Do’a

Waah, lama saya tak nulis lagi di blog (selain copas tulisan orang) hehe😛
Allah SWT berfirman “Berdoalah kalian kepada-Ku niscaya Aku akan mengabulkan permohonan kalian.” (Ghafir: 60)
Ya, berdoalah karena do’a itu adalah senjata utama kaum mukminin, jadi beruntunglah bagi yang menyadari perihal itu.

——————————————– 0000000 ————————————————————–
Sedikit share atau bisa dibilang curcol, saya adalah mahasiswa tingkat akhir (sekali) yang sudah belasan kali membayar uang semester dan sebagian besar (lebih) masih ditanggung orang tua. Pada kenyataannya, dengan sangat menyesal semester ini saya harus kembali harus menunaikan kewajiban saya itu. Jujuuurr dengan sejujur jujurnya saya katakan “saya sudah sangat malu untuk meminta bantuan subsidi lagi pada ortu saya. Maklum, sepertinya kedewasaan membuat hati saya dan tingkah laku saya menolak keras untuk meminta lagi ke ortu. Jadilah saya mencari penghasilan lain untuk menutup itu.

Dan datanglah 3 kesempatan didepan mata, tak perlu lah disebut apa. Dan hanya Allah saja yang tau betapa benar-benar saya “mengharapkan” ke ketiga kesempatan ini. Namun, Allah berkehendak lain. 2 kesempatan yang ad yang telah saya tekuni dengan baik ternyata seperti titik air embun pagi, asap yang muncul dari bakaran kayu, atau suara gaung diterowongan (?) yang jelas namun ternyata tak bisa dijangkau. alhasil mimpi saya pun kandas walaupun jujur saya sudah sangat mengupayakannya maksimal (menurut saya).
Dan kesempatan ke 3? juga hilang sesaat pengumuman di internet diterbitkan dan nama saya tak ada disana.
Allah,, betapa hati saya luluh lantak karena saya benar2 tidak tau lagi harus berharap kemana.
Iya, saya mengadukan semuanya kepada sang pemilik hidup, sang pemberi rejeki di sepertiga malam. Saya mengadu,mengadukan semua yang ingin saya adukan. Memohon, dan meminta jalan keluar dari sekian banyak jalan buntu didepan saya.

And then? Pintu2 itupun perlahan terbuka, saya mendapat proyek2 kecil dari dosen saya dan ternyata saya mendapatkan kesempatan ke 3. Alhamdulillah.. tsumma alhamdulillah tiada habis syukur saya panjatkan kepada-Nya tiada habis kata untuk menggambarkan nikmatnya. Lantas, fabi ayyi alaa i rabbikumaa tukadzdzibaan?
So, teruslah berdoa🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CENDEKIA

Kids and Junior Science Center

Kisah Seribu Satu Masa

kejayaan dimulai dari "bacalah!"

Fathul Wahid

Just another humble person

Learning Static and Dynamics

Just another WordPress.com site

nailahajar_side's Blog

You'll never know what happens tomorrow if you give up today..

I Love My Life

enjoy emak-emak world!

@hafidz_ary

Sederhana saja: anti JIL plus anti paulus

from nagari to anywhere

Just a short note from my short journey

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

Angin

To run where the brave dare not to go

Cioccolato Quirky's Blog

Feel and taste the beat

berbagi ilmu berbagi inspirasi

merubah budaya lisan menjadi tulisan

Lazuardi Home

Learn more about life like a butterfly

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: