Pagi

Sedikit bercerita tentang kedongkolan saya di pagi hari, mungkin curcol lebih tepatnya. Hari ini hari terakhir kegiatan musyawarah kerja daerah organisasi eksternal di kampus saya. Sebagai salah satu penanggung jawab acara, jadilah pagi hari menjadi momen yang sibuk bagi saya buat mondar-mandir mengurus kelengkapan acara untuk hari ini. Saat asik mengendarai motor melewati mesjid kesayangan yaitu mesjid al-fatihah yang kini sedang mengalami renovasi, tiba-tiba rekan saya membubarkan konsentrasi dengan menunjuk ke arah halaman mesjid itu. What? Ada sebuah botol bekas minuman keras dan sampah-sampah berserakan di halaman maf *(singkatan dari mesjid al-fatihah). Karena saya suka misspersepsi alias suka salah membedakan botol kecap asin dengan botol miras (?) maka saya mendatangi langsung ke TKP. Astagfirullahaladzim, ternyata benar, miras dengan merk bin**** bertengger disana. Masyaallah, kenapa benda haram itu bisa dengan ‘vulgarnya’ bisa masuk dan bertengger disana. Mana di hari minggu pagi banyak kegiatan masyarakat yang masuk ke kampus? Apa nanti persepsi masyarakat yang melintas disana?

Mungkin terdengar lebay memang, tapi tetap saja saya tidak mengerti apa jalan pikiran mereka sehingga bertindak seberani dan sesembrono itu. Dalam agama kita, sudah banyak bahasan mengenai ketegasan larangan bagi umat muslim untuk meminum khamr. Disebutkan Umar RA pernah bertanya tentang khamr, ia berkata “Ya Allah, berikanlah penjelasannya kepada kami.” Lalu turun ayat ini:

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamr dan judi. Katakanlah, dalam keduanya itu terdapat dosa besar dan juga banyak manfaatnya buat manusia, tetapi dosanya lebih besar dari manfaatnya.” (Qur’an, 2: 219)

Namun pada saat itu kaum muslimin tidak sepenuhnya mengikuti larangan tersebut, bahkan dari mereka ada yang sepanjang malam minum sampai berlimpah-limpah, sehingga bila mereka pergi sembahyang sudah tidak tahu lagi apa yang mereka baca kemudian Umar RA berkata kembali : “Ya Allah, jelaskanlah kepada kami hukum khamr itu, sebab ini menyesatkan pikiran dan harta,” maka turun ayat ini:

“Orang-orang yang beriman. Janganlah kamu melakukan sembahyang sementara kamu dalam keadaan mabuk supaya kamu ketahui apa yang kamu baca.” (Qur’an, 4: 43)

Pada waktu itu muazzin Rasul pada waktu sembahyang berseru:

“Orang yang mabuk jangan ikut sembahyang!”

Sekalipun yang demikian ini membawa akibat berkurangnya minuman itu dan dari segi ini pula pengaruhnya cukup besar, sehingga sudah banyak dari mereka itu yang mengurangi minuman khamr sedapat mungkin, namun beberapa waktu kemudian kembali Umar berkata lagi: “Ya Allah, jelaskanlah kepada kami hukum khamr itu, jelaskan dengan tegas, sebab ini menyesatkan pikiran dan harta.” Sebenarnya tepat sekali Umar berkata begitu, mengingat
orang-orang Arab – termasuk juga kaum Musliminnya – dengan minuman demikian itu mereka jadi kacau, saling bertengkar, saling menarik janggut dan saling memukul kepala satu sama lain.

Pernah ada orang dari kalangan mereka itu mengadakan pesta makan minum. Setelah mereka dalam keadaan mabuk, pihak Muhajirin dan Anshar mulai saling adu mulut. Yang satu menunjukkan sikap fanatiknya kepada Muhajirin sedang yang fanatik kepada Anshar mengambil sebatang tulang kepala unta yang mereka makan lalu dipukulkan kehidung salah seorang Muhajirin. Ada lagi dua kelompok suku sedang mabuk-mabuk. Mereka saling bertengkar, lalu saling bertikaman. Diantara mereka timbul rasa benci-membenci, sedang sebelum itu hubungan
mereka hidup rukun dan saling cinta-mencintai. Ketika itulah firman Tuhan ini turun:

“Orang-orang yang beriman! Bahwasanya khamr, perjudian, berhala, mengadu nasib dengan panah, adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Hindarilah itu supaya kamu beruntung. Tentu setan bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di kalangan kamu dengan jalan khamr dan perjudian itu, merintangi kamu dari mengingat Allah dan dari sembahyang. Maka maukah kamu menghentikan?” (Qur’an, 5 90-91)

katakan-tidak-kpd-maksiat

Sudah banyak riwayat yang dikisahkan dahulu maupun sekarang kerugian yang disebabkan oleh mengkonsumsi khamr. Orang yang gemar meminum khmr yang sudah jelas dilarang oleh Allah SWT, akan mendapatkan hukuman dari-Nya. Sejumlah hadis mengatakan sejumlah dosa dalam meminum khamr :
Dari Abdullah bin Amr berkata, Rasulullah pernah bersabda : “Orang yang minum khamr lalu mabuk, shalatnya tidak diterima selama 40 hari. Bila mati ia masuk neraka. Bila dia taubat, maka Allah akan mengampuninya. Namun bila kembali minum khamr dan mabuk, maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari. Bila mati masuk neraka. Bila ia kembali minum, maka hak Allah untuk memberinya minum dari Radghatul Khabal di hari kiamat.

Nah lo, banyak banget kerugian dari kesenangan sesaat dan pendeknya akal. Kembali ke masalah awal. Mesjid yang sudah jelas harus dijaga kesuciannya tidak seharusnya terkotori dengan barang-barang haram. Sebagai seorang engineer yang pernah turun ke lapangan, tindakan para tukang untuk menghilangkan penat dan bosan di sela kesibukan bisa saya maklumi. Jauh dari keluarga, stress yang berasal dari tekanan kerja bisa menjadi alasan ini. Namun poin penting yang ditekankan adalah mengapa melakukan hal itu dilingkungan mesjid? Huh, untung d maf ada pengurus mesjidnya, sehingga segera saya laporkan kejadian ini. Namun jika masih terulang, saya sendiri yang bakal turun gunung langsung kesan. *keselmenggebu.

Well, pada akhirnya kebersihan dan kesucian mesjid adalah tanggung jawab seluruh umat islam bukan? ^___^,,,

*dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CENDEKIA

Kids and Junior Science Center

Kisah Seribu Satu Masa

kejayaan dimulai dari "bacalah!"

Fathul Wahid

Just another humble person

Learning Static and Dynamics

Just another WordPress.com site

nailahajar_side's Blog

You'll never know what happens tomorrow if you give up today..

I Love My Life

enjoy emak-emak world!

@hafidz_ary

Sederhana saja: anti JIL plus anti paulus

from nagari to anywhere

Just a short note from my short journey

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

Angin

To run where the brave dare not to go

Cioccolato Quirky's Blog

Feel and taste the beat

berbagi ilmu berbagi inspirasi

merubah budaya lisan menjadi tulisan

Lazuardi Home

Learn more about life like a butterfly

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: