#ThinkAgain !

Rasanya sudah lama sekali semenjak saya memposting tulisan aneh (?) *heeuheuu..
(Abstrak gw mmg mencerminkan penulisnya yang random).. *halah #plaakk *abaikaann -_-

Ehmm.. Well, next post tak akan bercerita tentang ke’alaya’an saya.. Sedikit beropini tentang isu yang saat ini sedang hangat dimedia, kenaikan tarif BBM subsidi.
Sebenarnya saya sudah eneg dan hampir ‘mu**a*’ karena ketidak tegasan pemerintah dalam menarik ulur keputusan kenaikan BBM. Rasanya sudah setahun lebih saya mendengar wacana ini, pemerintah dengan yakinnya meyatakan kebulatan mereka menaikkan harga BBM. Tapi saat hari H eksekusi *tweetttt…blurrppp***ppprrttt* Ibarat balon yang sudah akan meledak, tiba-tiba mengendur tanpa sebab musabab.. Pemerintah galau dan memutuskan membatalkan kenaikan harga BBM.. Hal yang sama berulang ditahun ini.. Pemerintah sudah sesumbar bahwa ‘sudah ada tanggalnya’, namu kenyataannya? Hello boy, ini klise sekali.. Ckkkckk.. ibarat film, ini film yang tak bosan mengulang alur ceritanya yang selalu bermuara pada anti klimaks brroo.. Ahh,, knapa coba mesti dibatalin? mengapa mengabaikan analisis panjang dari pakar ekonomi, migas, dkk? takut kehilangan atau dimusuhi rakyat? ahh.. mengapa tidak kasihan dengan hutang negara yang terus menerus membuncit ibarat bayi di kandungan yg terus berkembang.. agar memperoleh pencitraan baik dari rakyat? Ahh.. Abaikan, sudah saatnya kita menyelamatkan negara.. Ini efeknya jangka panjang loh, samapi ke anak, cucu, cicit kita.. bayangin ajah, anak yang belum lahir, bahkan belum direncanakan lahir (kayak anak aye) sudah membawa utang broo.. Kebangetan gak?

Sebenarnya coba deh tenang, netral, dengarkan, kemudian analisis.. BBM itu disubsidi pemerintah, setiap tetes, setiap liter bbm yg qta gunakan itu merupakan penyumbang hutang negara.. Naudzubillahimindzalik.. So, apa kita harus terus menerus ‘merengek’ minta dibelikan/dibayarin pemerintah untuk sessuatu yang penggunaanya untuk kepentingan pribadi kita? Stop berfikiran kekanak-kanakan.. Negara ini di ambang kehancuran karena pemerintah yang juga bersikap seperti anak-anak yang selalu ragu dan plin-plan..
Faktanya, BBM bersubsidi 83% adalah salah sasaran.. Mengapa kita mengabaikan nilai ini? Ayolah, berfikir rasional untuk kemajuan bangsa kita.. Untuk kita.. dan generasi penerus kita..🙂
(ah, banyak sekali bahasa ‘sarkas saya di tulisan ini..ckckk -“-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

CENDEKIA

Kids and Junior Science Center

Kisah Seribu Satu Masa

kejayaan dimulai dari "bacalah!"

Fathul Wahid

Just another humble person

Learning Static and Dynamics

Just another WordPress.com site

nailahajar_side's Blog

You'll never know what happens tomorrow if you give up today..

I Love My Life

enjoy emak-emak world!

@hafidz_ary

Sederhana saja: anti JIL plus anti paulus

from nagari to anywhere

Just a short note from my short journey

The works of Wiryanto Dewobroto

as structural engineer, lecturer and writer

Angin

To run where the brave dare not to go

Cioccolato Quirky's Blog

Feel and taste the beat

berbagi ilmu berbagi inspirasi

merubah budaya lisan menjadi tulisan

Lazuardi Home

Learn more about life like a butterfly

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: